Hasil Dyno Test (Ultraspeed) Terhadap Honda CB150R StreetFire, Power 14 Dk...!

 

 

ManiakMotor – Seorang konsumen penasaran dengan Honda CB150R StreetFire. Motor baru dibelinya langsung diuji pada dyno test. Dia ingin membandingkan DNA Honda CBR150 yang mesinnya dicangkok pada StreetFire. Hasilnya adalah... ya baca terus dong! Bila telah ditulis di sini pasti brosist berhenti membacanya. Tulll nggak..?

 Yang punya iseng sekaligus pemilik Ultraspeed, bengkel di kawasan Ciledug, Tangerang, Banten. Kebetulan bengkel ini memiliki dyno test. Walah, promosi motornya atau dynonya pak? “Oooo bukan, saya punya CBR150 dan sekarang CB150R. Kemampuan mesinnya sih seimbang. CB150R baru saya beli ini memang untuk urusan putaran atas,” sebut Fredy A Gautama, si pemilik Ultraspeed pada motor bermesin DOHC (doble over head camshaft) itu.

Reaksi mesin CB150R mulai memancing tenaga pada kisaran 3.000 rpm. Terus, rata-ratanya konstannya selalu di 5.000 rpm ke atas.  Ini diiringi momen puntir (torsi) melonjak lebih awal. Ya, memang begitu hukum mesin, torsi yang duluan dan disusul tenaga sesuai naiknya putaran. Pada 5.500 rpm torsi bermain pada 10 Newton meter (Nm) alias 1.019 kg-m dan tenaga berada pada 8 hp atau dk. Kira-kiria begitu membaca hasil dynonya.

 

Maksudnya, brosist disuruh akselerasi pada 5.500 rpm ke atas dan masih longgar  dipush lagi sejak putaran itu. Misalnya menyalip dari  5.500 rpm akan dengan mudah dapat tarikan, karena puncak torsinya 11.45 Nm pada 7.500 rpm dan tenaga penuhnya 14 dk atau hp.

 

Coba perhatikan hasil dyno tertulis bahwa puncak torsi maksimal (garis biru) berada pada 11,45 Nm pada  7.800 rpm dan puncak hp (garis merah) 14,13whp pada  11.100-11.300 rpm. Ini data hasil dari dyno yang menggunakan putaran roda sebagai pembaca power. Silakan disimpulkan secara pribadi dengan hasil data spesifikasi  pabrikan.

Tapi harap diketahui,  pabrikan umumnya menggunakan titik pengukuran  langsung dari mesin. Torsi dan hp diukur  dari poros engkol atau kruk-as. Jadi versi kruk-as meminimalkan terbuangnya tenaga (loss power) karena  gesekan ban, transmisi, perpindahan tenaga dan sebagainya. Jadi, wajar-wajar saja ada selisih data dari dyno seperti hasil Ultraspeed dan pabrikan Honda. Agar lebih mudah menganalisa silakan intip spesifikasi standar pabrik yang lebih tinggi . IBLJ

BERITA TERKAIT:

Mesin DOHC Honda CB150R StreetFire Dan Suzuki Satria FU, Sama-Sama Efisien

Honda Verza 2013, Motor ‘Murah’ AHM 150 Cc Injeksi, Sudah Dijual, Rp 16 Juta..!

Honda CB150R StreetFire Vs Yamaha New Vixion, Harga Sama, Segmen Beda..?

Test Ride Honda CB150R StreetFire; Sasis Gesit, Mesin Agresif, Harga Kompetitif (Rp 22.35 Jeti)

Test Ride Yamaha New Vixion; Dihendling Enak, Mesin Tidak Buas, Hasilnya Nyaman

Test Ride Yamaha New Xeon RC YMJet-Fi 2013, Throttle Body 28 mm, Responsif..!

LINK VIDIO SAAT di Dyno; http://www.youtube.com/watch?v=lKJebtcrdSw

 

keteranagan

Standar pabrik

Hasil Dyno ultra speed

Maximum Power

17.58 Bhp @ 10500 rpm

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. rpm

Maximum Torque

12.66 Nm @ 8500 rpm

11.45 nm di putaran 7800 rpm

ENGINE SPECIFICATIONS

Displacement:    149.4cc
Engine:    149.4cc, 4-stroke
Maximum Power:    17.58 Bhp @ 10500 rpm
Maximum Torque:    12.66 Nm @ 8500 rpm
Gears:    6 Manual
Clutch:    Wet Multi Plate
Bore:    63.5
Stroke:    47.2
No. of Cylinders:    1
Valve Per Cylinder:    4
Chassis Type:    Twin Tube Diamond
Cooling Type:    Liquid Cooling
DIMENSIONS
Length:    N/A
Width:    N/A
Height:    N/A
OTHER SPECIFICATIONS
Fuel Tank:    13.00 ltrs
Wheelbase:    1305.00 mm
Electrical System:    NA
Headlamp:    12V 60/55W H4
Battery Type:    Maintainance Free
Battery Voltage:    12V
Battery Capacity:    6Ah
Horn:    Dual
Wheel Type:    Alloys
Wheel Size:    100/80-17 - 130/70-17 mm


Written by Admin