MotoGP 2013 Assen Belanda (Jelang); Sirkuit Goyang Terus, Rossi Tak Sabar

 


ManiakMotor – Bila ada pembalap MotoGP sebut sirkuit banyak perubahan arah, nah banyak titik macam itu di sirkuit Assen, Belanda. Asen berkelok-kelok,  berliku-liku dan bergoyang-goyang tak pernah putus. Sirkuitnya lebih pendek dari Catalunya dan Mugello, tapi ada 18 tikungan di sana, silakan lihat data sirkuit di bawah.

Walau begitu Assen yang jadi perhelatan ronde 7 MotoGP, Sabtu 29 Juni 2013 ini,  golongan sirkuit cepat. Berarti ini sirkuit dilibas sembari menikung kecepatan tinggi. Berharap trek lurusnya hanya 487 meter. “Saya tidak sabar mencoba paket suspensi di sirkuit Assen,” kata Valentino Rossi pada sirkuit yang memang penentunya distribusi bobot yang di dalamnya pengereman yang dikeluhkan Rossi.  

Rossi saja baru empat kali menang di Assen – kan biasanya di sirkuit Eropa di atas 5 - berarti ini sirkuit punya tingkat kesulitan yang banyak. Jenis tikungannya (chicane). Di beberapa bagian seperti disebut di atas tadi,  ‘mendadak’ belok arah. Pokoknya seperti menonton tarian yang alat peraganya motor. Hebatnya, tarian itu bisa dilihat dari semua arah karena tata letak penonton yang asyik.

Flash File http://www.maniakmotor.com/images/IklanYamaha/yamahavixion.swf is not found

Rentang yang bukan rantang, lima tahun ke belakang, Hanya Stoner yang bisa dua kali juara. Yang menang berturut dalam 10 tahun ke belakang dipegang Rossi pada 2004 dan 2005. Selebihnya bergantian  Jorge Lorenzo dan bahkan Bens Spies. Tahun ini nggak ada yang disebut berturut, karena pemenang tahun lalu sedang asyik menggendong anaknya di Australia, ya si Stoner.

Disebut sirkuitnya Yamaha atau Honda masih sulit untuk teknologi terkini pada kedua merek itu. Tapi bila performa motor Lorenzo seperti di Mugello dan Catalunya peluangnya terbuka. Lorenzo tahun lalu diseruduk Alvaro Bautista di sini, sehingga lomba didominasi Stoner dan Pedrosa. Pedrosa yang jadi andalan Honda belum pernah menang di Assen, ia kebanyakan ke-2 dan ke-3.

Assen bagian dari sirkuit yang legend di dunia. Pembalap datang lebih dulu ke negara yang 350 tahun menginjak-injak martabat orang Indonesia itu. Race-day di Assen Sabtu bukan Minggu. Orang Belanda nggak mau balap di hari mestinya ibadah ke gereja. Maka pilihannya Sabtu, karena tidak mungkin Senin, ntar dikira diajak upacara bendera...

Sirkuit ini selalu dipakai dan belum pernah absen sebagai tuan rumah  balap motor dunia ini sejak 1949. Meski sejarahnya, sirkuit ini dibuat khusus untuk seri Dutch TT in 1954 yang sebelumnya  dilakukan di jalan raya umum yang bukan balap liar, tapi menutup jalan sehari-hari. Ya, kira-kira di sini pasar senggol. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2014: LCR Honda Tetap Dengan Pembalap Tunggal

MotoGP 2013 (Jelang Belanda): Tak Mau Dibau-Baui, Bautista Balik Sindir Rossi

MotoGP 2013: Lorenzo Ngeluh Lawan Spanyol, Doakan Crutchlow Juara

MotoGP 2015: Thailand Tuan Rumah, Indonesia Masih Omdo

MotoGP 2013 Aragon (Tes): Marquez Puji Spek 2014, Tetap Pakai RC213V

 

DATA 3 SIRKUIT

ASSEN

Panjan g: 4.542 meter

Lebar: 14 meter

Tikungan Kiri : 6

Tikungan Kanan: 12

Trek Lurus: 487 m. / 0,303 miles

Dibangun: 1955

Renovasi : 2012

CATALUNYA

Panjang:  4.727 meter

Lebar: 12 meter

Tikungan Kiri : 5

Tikungan Kanan: 8

Trek lurus: 1.047 meter

MUGELLO

Panjang: 5.245 meter

Lebar: 14 meter

Tikungan Kiri: 6

Tikungan Kanan: 9

Trek Lurus: 1.141 meter


Written by Administrator