MotoGP 2013; Gibernau Dukung Rossi Juara, Tapi Rossi Kesulitan..!

 

 

ManiakMotor – Sete Gibernau tak pernah menyimpan dendam. Buktinya ia mendukung Valentino Rossi yang saat ini berjuang memulihkan prestasinya di MotoGP dengan Yamaha. Gebernau menyokong penuh walau hanya dengan doa dan kata-kata untuk mental. Ya nggak mungkinlah ia jadi mekanik atau pelatih Rossi kan.

Gibernau rival berat Rossi di luar dan di dalam sirkuit awal sampai pertengahan 2000-an. Paling emosional  di sirkuit Jerez 2005 yang modelnya persis Marc Marquez dan Jorge Lorenzo, baru lalu.  Bahkan, Gibernau lagi top-topnya gagal juara dunia, karena bersamaan Rossi juga sedang luar biasa. Si tukang Sete itu terpaksa hanya runer-up edisi 2003 dan 2004, juaranya Rossi.

Tetapi ia ingin melihat Rossi bisa menang sebelum pensiun. Mungkin dalam hati Gibernau, supaya Rossi nggak mimpi-mimpi buruk, karena nggak kesampaian juara MotoGP 8 kali menyamai Giacomo Agostini. "Saya banyak berbincang dengan Valentino, saya katakan padanya ingin melihat ia juara lagi," kata Gibernau yang sekarang berumur 40 tahun.

Gibernau adalah pembalap dari keluarga kaya dan punya pengaruh di Movistar asal Spanyol itu, sehingga tim Honda Gresini pun didukung penuh Telefonica Movistar. Walau tim satelit, tapi pelayanan pada timnya saat itu, tidak kalah dengan Repsol Honda Team yang diperkuat Max Biaggi dan Nicky Hayden.

Nah, diam-diam atau terang-terangan Sete juga mengamati persoalan Rossi saat ini beradaptasi dengan M1 yang 1.000 cc. Tapi ia nggak senyum-senyum meledek, loh. Katanya, telah terjadi perbedaan teknik dulu dan sekarang untuk menjoki motor. Terutama pada meningkatnya kecepatan saat menikung tipis dan daya luncurnya sangat tinggi sampai ke bibir lintasan.

“Semua karena teknologi yang selalu baru pada ban, elektronik dan motor itu sendiri. Sehingga cara saya ketika balap bersama Valentino, rasanya tak mempan. Itu yang bikin Valentino rada kesulitan   menyesuaikan,” jelas Gibernau yang pensiun usai berkompetisi 2006 tapi masih sekali nongol di seri Laguna Seca, Amrik pada 2009 sekadar untuk perpisahan selamanya dari trek.

Kira-kiranya begini, skill Rossi bisa saja spesial, tetapi dengan umur yang mepet, ia akan keteteran mengimbangi speed motor zaman edan, hehe. Itu bila set-up tunggangan nggak pas-pas amat dan terutama traksi ban dengan karakter menikung tadi.  Apalagi setelah dua tahun meninggalkan Yamaha. "Tetapi saya ingin melihat dia berjuang untuk menang lagi. Aku memiliki kenangan bersamanya tiga atau empat tahun, kami berdua duel luar biasa. Itu tahun terbaik dalam hidup saya. Makanya, Valentino harus menang atau setidaknya untuk beberapa balapan," doa Gibernau.

Semoga deh Set, si Rossi bisa jaya lagi. Salam ya buat keluarga. Ito

BERITA TERKAIT;

MotoGP 2013: Gairah Pedrosa, Percuma Kalau Tak Juara

MotoGP 2013; Criville Tanggapi Ringan Duel Lorenzo Vs Marquez, Keecilll..!

MotoGP 2013; Ditunggu Komentar Rossi Selanjutnya..!

MotoGP 2013: 5 Atau 12 Mesin Untuk Suzuki 2014?

MotoGP 2013; Nakamoto Bicara Motor, MotoGP 2014 Akan Ramai




Written by Administrator