Drag Bike Cianjur Pertamina 2013; Settingan Lintasan Menanjak…

ManiakMotor - ‘Sensasi’ lain dihadirkan Trendy Promo Mandira (TPM) pada Pertamina Enduro Drag Bike (PEDB). Bila di seri Kenjeran lalu para pembalap mesti bermain siasat dengan lampu yang hanya dua sensor, di lintasan Komplek Belka Residience, Jln. Binawan Raya, Cianjur, Jabar, giliran joki dan mekanik harus cerdik agar motor tetap melesat di tanjakkan pada event yang berlangsung 5 - 6 Oktober 2013 itu.

Sabtu (5/6), mereka sedang sibuk. Joki cari cara atur tenaga motor tak drop di tanjakkan dan mekanik utak-atik mesin. "Lintasan A dan B sama, ada tanjakkan di ujungnya. Nih lagi mikir apa yang harus diubah. Terlitas sih  pengapian. Karena gir harus lebih ringan, spuyer jadi besar, agar kuat. Itu sih masih kira-kira, lihat saat lomba nanti. Bisa saja sebaliknya,” kata M. Arief Sigit Wibowo alias Pele hanya senyum-syum saat ditanya pengapian lebih maju atau mundur? Pasti maju dong, supaya kuat.

Flash File http://www.maniakmotor.com/images/IklanYamaha/yamahapromo.swf is not found

Power memang  sejak awal harus sudah tersedia, agar di tanjakkan tetap meluncur. “Jika di matik hanya memerhatikan bobot puli saja. Secara prinsip settingan memang berubah dari Kenjeran. Tapi namanya drag bike, berubahnya sedikit. Cuma, motor yang basisnya punya putaran bawah, lebih diuntungkan,” sambung Tomo, bos Tomo Speed Shop yang masih lega lantaran Syaiful Cibief ada di posisi ketiga penyisihan matik 200 dengan catatan  08.021 detik.

Solikhin, peracik pacuan Dwi Batank yang tercepat di penyisihan Ninja rangka standart dengan 7.652 detik, punya trik sendiri. Ilmu kira-kiranya sangat jalan. Ia membesarkan sproket belakang 1 mata atau perbandingannya jadi lebih ringan. Tetapi, itu dimanfaatkan memotong rantai lebih pendek.

Lho apa hubungannya? “Begini, Mas,” kata Solikhin sembari menggeser bangku tempatnya duduk. “Katanya dengan majunya roda belakang otomatis sumbu roda jadi pendek. Di tanjakan beban power akan tumpah ke belakang, roda depan lebih ringan. Jejak roda depan berkurang ke aspal. Ini bikin motor larinya enteng menanjak,” katanya dengan teori sendiri.

Aan atau akrab yang disapa Andoex, juru korek Ninja OP27 yang menghantarkan Batank tercepat di penyisihan Ninja tune-up (07.416 detik) coba buka ubahan settingannya, Aku pakai head  dengan area quish yang lebih lebar. Spuyer karbu spekulasi aku kecilkan,” rinci Aan semberi menjelaskan dengan area squish yang luas gebukan kompresi lebih rata pada piston, hasilnya adalah kuat menanjak. 

Oke deh! Buktikan besok. Gazzz! Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Cianjur, Jabar 2013 Pertamina 5 - 6 Oktober 2013

Drag Bike Cianjur 2013; FU Chupank Unggul 0,2 Detik, 'Diprotes' Di Bebek 200 Cc!

Drag Bike Pertamina 2013 Cianjur; Matik Vs Ninja Rangka Standart Imbang, KTM250SX Harriots Kembali Pakai Air Shifter!

Drag Bike Pertamina 2013 Cianjur; Karisma Vs Jupiter Di Bebek 4-Tak 130 cc, Starter Menuju 500!

Drag Bike 2013 Pertamina Jelang Cianjur; Kans FFA Di KTM250 SX Harriot’s, Chodox Absen


Written by Administrator
 
SYS
Ohlins